By Aninomous
Senior di sekolah saya anggap kakak. Yang biasanya khalayak tafsir bahwa kakak kelas galak buat saya sebaliknya. Ini terjadi ketika sy baru kelas 7, kelas yang paling bontot. Dan kakak kelas yang saya temui baik dan kami cepet akrab. Ada peribahasa yang saya inget dari mapel bahasa indonesia "tak ada gading yang tak retak". Semua pasti tidak ada yang mulus dan ada kerikil dalam kita menjalani hidup serta no body perfect, makanya kita diciptain berpasang-pasang agar saling melengkapi. Kerikil persahabatan antara saya dan kakak kelas mulai muncul tapi sebenerny belum terselesaikan secara tuntas. Ceritanta berawal saat ekstrakulikuler PMR ,kakak kelas yang sebelumnya akrab dengan saya,namun pada hari itu tingkahnya berbeda dari biasanya.





